Kebiri kimiawi merupakan tindakan medis untuk menghilangkan fungsi reproduksi  melalui injeksi bahan kimiawi kedalam organ testis. Kebiri/kastrasi kimiawi secara injeksi intra-testis merupakan metode pengebiriam yang dapat dilakukan dengan mudah tanpa prosedur bedah pada hewan. Pemanfaatan potensi produk degradasi dari biometarial logam terserap tubuh berbahan besi dapat dimanfaatkan untuk bahan kimia dalam tindakan kebiri kimiawi.

JVet 18(2)2017

Hasil uji invivo injeksi larutan besi (III) klorida heksahidrat pada testis mencit menunjukkan hasil yang nyata setelah 7 hari mampu menurunkan ukuran testis dan jumlah spermatozoa pada kauda epididimis.

Tabel JVet

Hasil penelitian tim peneliti Mokhamad Fakhrul Ulum*, Devi Paramitha, Arlita Sariningrum, Anizza Dyah Kartika Maharani, Ligaya ITA Tumbelaka, Deni Noviana ini telah dipublikasikan pada Jurnal Veteriner Volume 18 No 3 Halaman 360-368 berjudul Chemical Castration Using Iron (III) Chloride Hexahydrate. Detil publikasi dapat diakses melalui LINK

Tim Sekerup

Purwarupa “sekrup SS316L-pure Fe terdegradasi sebagian” merupakan produk hasil penelitian kerjasama institusi multinasional antara Indonesia, Malaysia dan Canada. Kerjasama antara peneliti dari Universitas Muhammadiyah Riau, Institut Pertanian Bogor, Universiti Teknologi Malaysia, dan Laval University Canada. Desain, karakterisasi in-vitro, uji ex-vivo dan uji in-vivo menunjukkan bahwa purwarupa sekrup tulang SS316L-pure Fe hasil pengelasan putar aman untuk digunakan dan dapat terdegradasi dalam tubuh.

Pengembangan sekrup tulang SS316L-pure Fe dimaksudkan untuk mencegah tulang dari kejadian patah kembali akibat lubang pascapencabutan sekrup dalam pemasangan plat tulang. Bagian berbahan pure Fe ditinggalkan dalam tulang, sedangkan bagian SS316L diangkat disaat tulang telah mengalami persembuhan.

SCMs_2017

Hasil kajian tersebut telah terpublikasi di SCIENCE CHINA Materials yang diterbitkan oleh kerjasama Science China Press dengan Springer-Verlag Berlin Heidelberg dan dapat diakses secara bebas untuk khalayak ramai. Semoga hasil karya tersebut dapat memberikan manfaat dalam rangka bertumbuhnya industri implan medis nasional.

Terima kasih disampaikan kepada banyak pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan purwarupa sekrup tulang SS316L-pure Fe terdegradasi sebagian. Terima kasih juga disampaikan kepada Kementrian Pendidikan Tinggi Malaysia, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dan Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada (NSERC) atas dukungan pendanaan selama proses pengembangan.

 

Pemanfaatan ultrasonografi (USG) untuk memprediksi karakter kualitas karkas sapi Bali untuk pertama kalinya telah dilakukan oleh tim penelitian dari Fakultas Peternakan (FAPET) IPB dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB.

Fig. 1-JPGFig. 2-JPG

Penelitian menggunakan 81 ekor sapi Bali yang terdiri atas jantan (62 ekor) dan betina (19 ekor) dengan variasi umur antara 1 sampai 6 tahun dikoleksi data bobot badan dan kualitas karkasnya. Kualitas karkas yang diamati meliputi tebal lemak punggung (BF), tebal longissmus dorsi (LD), tebal lemak rump (RF), tebal rump (RT), skor marbling (MS) dan persentase lemak intramuskuler (PIF) diukur menggunakan ultrasonografi. Pengambilan citra ultrasonografi dilakukan pada frekuensi 4.5-6,5 MHz dan kedalaman 8.8-13.0 cm. Pengukuran BF, LD, MS dan PIF dilakukan diatas rusuk ke 12-13, sedangkan pengukuran RT dan RF diantara tulang ischium dan illium. Penentuan nilai MS menggunakan standar Aus-Meat, sedangkan PIF dihitung berdasarkan Deaton dan Rouse (2006). Data bobot badan dan kualitas karkas dianalisis secara deskriptif dan korelasi. Hasil analisis menunjukkan performa bobot badan dan kualitas karkas berbeda antara sapi jantan dan betina, demikian juga pengaruh umur menunjukkan perbedaan sifat bobot badan dan kualitas karkas. Hasil analisis korelasi antar sifat (bobot badan dan kualitas karkas) menunjukkan korelasi yang erat dan positif (P<0.05) dengan koefisien korelasi 0.291-0.938. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa citra ultrasonografi dapat digunakan untuk menduga karaktersitik kualitas karkas sapi Bali.

Secara detil hasil penelitian telah dipublikasikan oleh tim J Jakaria, H Khasanah, R Priyanto, M Baihaqi, MF Ulum. Prediction of meat quality in Bali cattle using ultrasound imaging. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture 42 (2), 59-65 dan naskah dapat dilihat di LINK

Amira dan Nurul

Seminar tentang “Pencitraan ultrasonografi sistem urogenital pada beberapa spesies ular sanca dari Taman Mini Indonesia Indah Jakarta” oleh Nurul Aeni Ayu Lestari dan “Pencitraan ultrasonografi organ reproduksi dan konfirmasi ulas sitologi vagina kucing betina lingkar kampus IPB” oleh Amira Putri Pertiwi dilaksanakan pada 26 Mei 2017 pukul 09.00-11.00 wib di R.K. Reproduksi, Fakultas Kedokteran Hewan IPB dengan kombinasi dosen pembimbing Dr drh Ligaya ITA Tumbelaka, MSc dan drh Mokhamad Fakhrul Ulum, MSi, PhD.

Layanan Ambulatoir PPDH ReproduksiPKB-PAR

Layanan kesehatan reproduksi (1) pemeriksaan kebuntingan (PKB) hasil Inseminasi Buatan (IB) pada sapi Brahman-Cross (BX) dan (2) pemeriksaan alat reproduksi (PAR) pada calon induk sapi BX. Layanan Ambulatoir dilaksanakan di PT Lembu Jantan Perkasa, Pandeglang Banten bersama mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Bidang Reproduksi dari Fakultas Kedokteran Hewan – IPB.

Next Page »