Ovarium merupakan organ penting dalam reproduksi ayam, khususnya bagi betina dalam menghasilkan telur. Bakal telur atau disebut dengan folikel pada ovarium ayam dapat secara dini dipantau menggunakan ultrasonografi. Hasil citra folikel dan vaskularisasinya dapat dinilai untuk prediksi kapasitas reproduksi betina.

PSJ Fig 2 web

Gambar 1. Citra USG Brightness-mode ovarium ayam dewasa bertelur (A), ayam muda belum bertelur (B), bagian-bagian ovarium (C), pembesaran salah satu folikel (D). note: f=folikel, x=daerah abu di tengah folikel, y=daerah hitam, dan z=tepi folikel yang berwarna putih.

PSJ Fig 1 web

Gambar 2. Citra USG Color Doppler ovarium individu ayam berbeda, (A,D) mode brightness, (B,E) mode color Doppler, dan (C,F) mode color flow Doppler.

Kajian ini telah berhasil dipublikasikan dengan judul “Ultrasonographic Imaging of Reproductive Organ in Indonesian Native Chicken Hen (Gallus Domesticus)” dan terbit di Poultry Science Journal 7(2):109-118 LINK.

Naskah hasil kerjasama 3 negara, IPB University & Universitas Diponegoro, Indonesia-Universitas Brunei Darusalam-University Laval, Canada telah terpublikasi di Coatings 20199(5), 282; https://doi.org/10.3390/coatings9050282 dengan Judul “In-Vivo Corrosion Characterization and Assessment of Absorbable Metal Implants

MDPInew Fig 1-small

Figure 1. Schematic of potential interaction between an absorbable metal-local tissue interactions followed by the body response. Corrosion starts as the implant is inserted, then the tissue reacts to this foreign body. Corrosion products formed and released into the tissue are fragmented from micron size down to ions, transported by the blood cells and passed into different tissue depending on the implantation site, i.e., bone, muscle, skin, etc.

Abstract: Absorbable metals have been introduced as materials to fabricate temporary medical implants. Iron, magnesium and zinc have been considered as major base elements of such metals. The metallurgical characterization and in-vitro corrosion assessment of these metals have been covered by the new ASTM standards F3160 and F3268. However, the in-vivo corrosion characterization and assessment of absorbable metal implants are not yet well established. The corrosion of metals in the in-vivo environment leads to metal ion release and corrosion product formation that may cause excessive toxicity. The aim of this work is to introduce the techniques to assess absorbable metal implants and their in-vivo corrosion behavior. This contains the existing approaches, e.g., implant retrieval and histological analysis, ultrasonography and radiography, and the new techniques for real-time in-vivo corrosion monitoring. View Full-Text

Teknologi pencitraan ultrasonografi memiliki peranan penting dalam manajemen kesehatan pada ular sanca. Struktur sistem organ di dalam tubuh seperti jantung dan hepatobiliari dapat dipantau secara non-invasif menggunakan teknologi ultrasonografi.

Hepatobiliari sanca

Gambar 1 Sonogram kelenjar empedu (KE) secara longitudinal pada ular sanca batik (A), sanca bodo (B), sanca bola (C) dan secara transversal pada ular sanca batik (A’), sanca bodo (B’), dan sanca bola (C’). Keterangan: pankreas (Pn) dan limpa (Li).

Pencitraan organ hepatobiliari telah dipublikasi di ARSHI vet lett 1(2):29-30, 2017 dan dapat dilihat lebih detil melalui LINK.

Echo Sanca

Gambar 2 Sonogram jantung saat sistol dan diastole pada (A) sanca batik (Malayopython reticulatus) posisi pandang longitudinal, (B) sanca bodo (Python bivittatus) posisi oblik, dan (C) sanca bola (Python regius) posisi transversal.

Pencitraan organ jantung telah dipublikasi di Buletin Veteriner Udayana 11(1):1-6, 2019 dan dapat dilihat lebih detil melalui LINK.

Terima kasih kepada tim penelitian sanca dan kepada PT Karindo Alkestron yang telah menyediakan perangkat ultrasonografi serta Taman Reptil Taman Mini Indonesia Indah dan para penghobi Sanca yang telah mengijinkan dilakukan pencitraan dalam penelitian ini.

Citra organ reproduksi kucing betina meliputi ovarium, uterus, servik dan vagina telah berhasil dicitrakan menggunakan ultrasonografi dengan baik. Metode pencitraan secara transabdominal menggunakan transduser linier dengan frekuensi 10Mhz.

JITV_USG queen

Adapun detil metode dan hasil citra dapat dipelajari lebih lanjut pada publikasi tim peneliti Pertiwi AP, Tumbelaka LITA, Ulum MF. 2018. Ultrasonografi dan diagnosa sitologi vagina dari kucing betina. JITV 23(3):130-142.DOI: http://dx.doi.org/10.14334/jitv.v23i3.1809 LINK. Terima kasih kepada PT Karindo Alkesteron atas penyediaan SonoDop S-3x yang digunakan selama penelitian ini.

Sebuah metode baru dalam diagnosa kebuntingan pada sapi telah dirilis dan terpublikasi pada jurnal internasional “Journal of Animal Science and Technology, yang diterbitkan oleh BioMed central, Springer“. Metode baru penelitian Mokhamad Fakhrul Ulum, Dilla Frastantie dan Bambang Purwantara ini dapat dilakukan dengan mencitrakan otot pangkal ekor (otot coccygeus).

Promosi WebStaff USG coccygeus

Hasil pencitraan ultrasonografi pada umur kebuntingan berbeda dan pascapartus menunjukkan ketebalan dan intensitas derajat abu-abu berbeda.  Hasil penelitian ini dapat diakses dengan bebas secara online dan dipublikasikan dengan judul “Sonogram of coccygeus muscle in dairy cows with different gestational ages” Journal of Animal Science and Technology. 2017, 59:26. DOI: 10.1186/s40781-017-0152-6 LINK

Next Page »