Publication


9780081006030

Kini telah hadir kontribusi Ilmuwan Indonesia kembali di bulan November 2016 dalam Buku “Monitoring and Evaluation of Biomaterials and their Performance In Vivo” dengan editor Roger Narayan. Beliau adalah Professor pada Joint Department of Biomedical Engineering at the University of North Carolina and North Carolina State University (LINK).


Editor : R Narayan

Release Date: 14 Nov 2016

Imprint:Woodhead Publishing

Print Book ISBN :9780081006030

Pages: 224

Dimensions: 229 X 152

Explores methods and technologies for monitoring and evaluating biomaterials and medical devices in the biological environment


OVERVIEW

Key Features

  • Contains a specific focus on monitoring and evaluation of biomaterials in vivo
  • Multi-faceted coverage of materials function and performance
  • Focuses on a range of implants and subsequent bodily reactions

Description

Monitoring and Evaluation of Biomaterials and Their Performance In Vivo provides essential information for scientists and researchers who need to assess and evaluate performance, monitor biological responses, gauge efficacy, and observe changes over time. Crucially, it also enables the optimization of design for future biomaterials and implants.

This book presents readers with comprehensive coverage of the topic of in vivo monitoring of medical implants and biomaterials.

Readership

Biomaterials researchers and scientists, Imaging researchers, Biomedical scientists, Postgrads and academics


Part 2

Tulisan undangan dari Prof Roger Narayan secara khusus pada Bagian ke-1 Sub-Bagian ke-2 tentang “Monitoring degradation products and metal ions in vivo” dalam buku tersebut ditulis oleh Peneliti asli Indonesia. Mereka adalah Mokhamad Fakhrul Ulum dan Deni Noviana (Institut Pertanian Bogor, INDONESIA), Dedy Hermawan Bagus Wicaksono (Swiss-German University, INDONESIA), serta Devi Paramitha, Agung Purnama, dan Hendra Hermawan (Laval University, CANADA). Meskipun dengan afiliasi multinasional, kerjasama diantara peneliti terus berlangsung dengan erat untuk mengharumkan Indonesia dalam kancah ilmiah internasional.

Google Book

Khusus pada Sub-Bagian 2 tersebut fulltext sehingga dapat dibaca dipelajari dengan bebas oleh pembaca mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum lainnya se-antero dunia. Buku tersebut dapat dibaca dan dibeli secara online di Google Book serta dapat pula dibeli melalui Elsevier Store.

Elsevier Store

Akhirnya, semoga tulisan tersebut dapat menjadikan amal ibadah para penulis, dapat memberikan pencerahan dan mendukung proses perkembangan IPTEKS nasional dan internasional dalam bidang biomaterial khususnya pengembangan metode pemantauan yang sesuai dengan biomaterial logam terserap tubuh.

EDTA-treat uTAD Blog

Pertama didunia, benang katun penganalisa darah telah dilahirkan oleh peneliti Indonesia. Percepat diagnosa. Percepat tindakan medis.

Memanfaatkan material murah, benang-katun, dengan fungsi yang luar biasa berhasil menyederhanakan cara konvensional pemeriksaan darah yang dilakukan dengan banyak tahapan, terkadang untuk memperoleh hasilnya-pun harus menunggu hingga beberapa jam-hari.

Umumnya, pemeriksaan darah dilakukan dengan banyak tahapan, yaitu: darah disentrifugasi untuk memisahkan plasma darah, plasma hasil sentrifugasi dipindahkan pada wadah yang baru, kemudian plasma dianalisa menggunakan alat pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar analit yang akan diperiksa. Tentunya volume sample darah yang digunakan sangat banyak, antara 3-5 mililiter.

Dengan alat diagnostik mikrofluidik yang telah dibuat oleh peneliti IPB dan UTM, hanya 3 mikro-liter sampel darah cukup diteteskan pada benang katun dan semua proses pemisahan plasma hingga analisanya terjadi dalam hitungan detik. Cara pembuatannya-pun sangat mudah: 1) benang katun sejam sebelumnya telah diberi perlakuan EDTA dan reagen, 2) EDTA dan reagen selanjutnya dikeringkan menggunakan kulkas, dan 3) benang siap digunakan.

Penelitian ini merupakan hasil kerjasama para peneliti IPB Indonesia Drh Mokhamad Fakhrul Ulum, Drh Leni Maylina, dan Prof Deni Noviana serta rekan kerjasama penelitian internasional dari UTM Malaysia DR Dedy Hermawan Bagus Wicaksono.

Hasil penelitian tersebut telah terpublikasi di Jurnal Internasional paling prestisius didunia: Lab-on-a-Chip diterbitkan oleh Royal Society of Chemistry. Termasuk kelas Q1 bidang Metode Riset Biokimiawi versi ISI Web of Knowledge, dengan faktor impak 6.115.

Penelitian ini didanai oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia (Hibah Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional), Universiti Teknologi Malaysia (Tier-1 Research University) dan Kementrian Pendidikan Tinggi Malaysia (Fundamental Research).

Baca lebih lanjut silahkan klik LINK  dan video-nya dapat dilihat di LINK

« Previous Page