Demo USG Repro AnjingTutorial USG Repro I

Kursus Small Animal Reproduction #1 berlangsung 8-9 Februari 2017 lalu di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) – IPB. Pembicara dari Divisi Reproduksi dan Kebidanan, Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi FKH IPB yaitu: 1) Prof Dr drh Tuty Laswardi Yusuf, MS dan 2) drh Mokhamad Fakhrul Ulum, MSi, PhD. Sponsor tunggal PT Karindo Alkestron.

JOT letterMokhamad Fakhrul Ulum - Top Cited Paper

Setelah terpublikasi dalam setahun di Journal of Orthopaedic Translation (JOT), paper tentang “Pengaruh pembentukan gas hidrogen pada implan magnesium terhadap daya hidup tikus” masuk dalam 10 besar naskah paling banyak disitasi dari jurnal JOT tersebut.

Terima kasih disampaikan kepada semua tim penulis: Prof Drh Deni Noviana,PhD dan Drh Mokhamad Fakhrul Ulum, MSi, PhD dari IPB Indonesia bekerjasama dengan Drh Devi Paramitha, MSi; dan Prof Hendra Hermawan, PhD dari University Laval, Canada. Semoga kedepan dapat menulis naskah dengan kualitas yang terbaik dan bermanfaat untuk khalayak ramai.

De : JOT [mailto:joteditorial@ort.cuhk.edu.hk]
Envoyé : 6 décembre 2016 22:39
À : deni@ipb.ac.id; hendra.hermawan@gmn.ulaval.ca
Objet : Certificates from JOT

 

Dear Prof. Deni Noviana and Prof. Hendra Hermawan,

Journal of Orthopaedic Translation (JOT) would like to acknowledge your contribution to JOT and your article’s success! This marks the inaugural year in which we are awarding certificates to individuals who have contributed articles to JOT which have had a significant impression.

According to our annual records for 2016, your article titled “The effect of hydrogen gas evolution of magnesium implant on the postimplantation mortality of rats” is one of the most cited articles in Scopus.

Please find attached yours and your co-authors’ e-certificates for your accomplishment.

Thank you for your contribution to JOT and we hope to continue working with you in the coming new year.

Best regards,

 

Prof. Ling Qin

Prof. Chih-Hwa Chen

Editors-in-Chief

Journal of Orthopaedic Translation

9780081006030

Kini telah hadir kontribusi Ilmuwan Indonesia kembali di bulan November 2016 dalam Buku “Monitoring and Evaluation of Biomaterials and their Performance In Vivo” dengan editor Roger Narayan. Beliau adalah Professor pada Joint Department of Biomedical Engineering at the University of North Carolina and North Carolina State University (LINK).


Editor : R Narayan

Release Date: 14 Nov 2016

Imprint:Woodhead Publishing

Print Book ISBN :9780081006030

Pages: 224

Dimensions: 229 X 152

Explores methods and technologies for monitoring and evaluating biomaterials and medical devices in the biological environment


OVERVIEW

Key Features

  • Contains a specific focus on monitoring and evaluation of biomaterials in vivo
  • Multi-faceted coverage of materials function and performance
  • Focuses on a range of implants and subsequent bodily reactions

Description

Monitoring and Evaluation of Biomaterials and Their Performance In Vivo provides essential information for scientists and researchers who need to assess and evaluate performance, monitor biological responses, gauge efficacy, and observe changes over time. Crucially, it also enables the optimization of design for future biomaterials and implants.

This book presents readers with comprehensive coverage of the topic of in vivo monitoring of medical implants and biomaterials.

Readership

Biomaterials researchers and scientists, Imaging researchers, Biomedical scientists, Postgrads and academics


Part 2

Tulisan undangan dari Prof Roger Narayan secara khusus pada Bagian ke-1 Sub-Bagian ke-2 tentang “Monitoring degradation products and metal ions in vivo” dalam buku tersebut ditulis oleh Peneliti asli Indonesia. Mereka adalah Mokhamad Fakhrul Ulum dan Deni Noviana (Institut Pertanian Bogor, INDONESIA), Dedy Hermawan Bagus Wicaksono (Swiss-German University, INDONESIA), serta Devi Paramitha, Agung Purnama, dan Hendra Hermawan (Laval University, CANADA). Meskipun dengan afiliasi multinasional, kerjasama diantara peneliti terus berlangsung dengan erat untuk mengharumkan Indonesia dalam kancah ilmiah internasional.

Google Book

Khusus pada Sub-Bagian 2 tersebut fulltext sehingga dapat dibaca dipelajari dengan bebas oleh pembaca mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum lainnya se-antero dunia. Buku tersebut dapat dibaca dan dibeli secara online di Google Book serta dapat pula dibeli melalui Elsevier Store.

Elsevier Store

Akhirnya, semoga tulisan tersebut dapat menjadikan amal ibadah para penulis, dapat memberikan pencerahan dan mendukung proses perkembangan IPTEKS nasional dan internasional dalam bidang biomaterial khususnya pengembangan metode pemantauan yang sesuai dengan biomaterial logam terserap tubuh.

EDTA-treat uTAD Blog

Pertama didunia, benang katun penganalisa darah telah dilahirkan oleh peneliti Indonesia. Percepat diagnosa. Percepat tindakan medis.

Memanfaatkan material murah, benang-katun, dengan fungsi yang luar biasa berhasil menyederhanakan cara konvensional pemeriksaan darah yang dilakukan dengan banyak tahapan, terkadang untuk memperoleh hasilnya-pun harus menunggu hingga beberapa jam-hari.

Umumnya, pemeriksaan darah dilakukan dengan banyak tahapan, yaitu: darah disentrifugasi untuk memisahkan plasma darah, plasma hasil sentrifugasi dipindahkan pada wadah yang baru, kemudian plasma dianalisa menggunakan alat pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar analit yang akan diperiksa. Tentunya volume sample darah yang digunakan sangat banyak, antara 3-5 mililiter.

Dengan alat diagnostik mikrofluidik yang telah dibuat oleh peneliti IPB dan UTM, hanya 3 mikro-liter sampel darah cukup diteteskan pada benang katun dan semua proses pemisahan plasma hingga analisanya terjadi dalam hitungan detik. Cara pembuatannya-pun sangat mudah: 1) benang katun sejam sebelumnya telah diberi perlakuan EDTA dan reagen, 2) EDTA dan reagen selanjutnya dikeringkan menggunakan kulkas, dan 3) benang siap digunakan.

Penelitian ini merupakan hasil kerjasama para peneliti IPB Indonesia Drh Mokhamad Fakhrul Ulum, Drh Leni Maylina, dan Prof Deni Noviana serta rekan kerjasama penelitian internasional dari UTM Malaysia DR Dedy Hermawan Bagus Wicaksono.

Hasil penelitian tersebut telah terpublikasi di Jurnal Internasional paling prestisius didunia: Lab-on-a-Chip diterbitkan oleh Royal Society of Chemistry. Termasuk kelas Q1 bidang Metode Riset Biokimiawi versi ISI Web of Knowledge, dengan faktor impak 6.115.

Penelitian ini didanai oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia (Hibah Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional), Universiti Teknologi Malaysia (Tier-1 Research University) dan Kementrian Pendidikan Tinggi Malaysia (Fundamental Research).

Baca lebih lanjut silahkan klik LINK  dan video-nya dapat dilihat di LINK

Di bulan September 2012, sekitar 200 ilmuwan Indonesia yang tertarik kepada bidang biomaterial telah berkumpul dalam simposium nasional pertama tentang biomaterial di IPB. Sebuah bidang baru di Indonesia yang bersifat multidisiplin dan sedang menarik minat banyak peneliti. Setahun kemudian, Masyarakat Biomaterials Indonesia (Indonesian Biomaterials Society), asosiasi profesional yang bertujuan mengembangkan ilmu dan teknologi biomaterial dan alat kesehatan, secara resmi didirikan. Salah satu dari keinginan kuat asosiasi yang baru lahir ini adalah untuk menulis sebuah buku sebagai sarana memperkenalkan dan menyebarluaskan hasil penelitian ilmuwan biomaterial Indonesia kepada dunia. Setelah menghadapi banyak tantangan selama proses publikasi, akhirnya terbitlah buku berjudul:“Biomaterials and Medical Devices: A Perspective from An Emerging Country”, dengan penerbit buku kelas dunia: Springer International.

Buku ini tersusun dari 10 bab yang membahas ilmu biomaterial dan alat kesehatan dengan perkembangan terkini dari Indonesia, termasuk arahan dan kebijakan pemerintah. Secara khusus, buku ini mengetengahkan keperluan khas dari pelayanan kesehatan di Indonesia, melimpahnya potensi sumber alam untuk biomaterial, serta peluang dan tantangan pengembangan alat kesehatan di Indonesia. Dengan 255 juta penduduknya, 900 miliar dolar GDP dengan 5% pertumbuhan tahunan, dan angka harapan hidup 72 tahun, Indonesia merupakan negara berkembang (emerging country) dengan potensi ekonomi yang dahsyat. Pemerintah telah meluncurkan program pelayanan kesehatan menyeluruh, yang dalam satu sisi merangsang pengembangan biomaterial, dengan target kemandirian nasional dalam memproduksi alat kesehatan. Sebagai gambaran, tingkat kecelakaan lalulintas yang tinggi dan seringnya terjadi bencana gempa ternyata bermuara juga pada tingginya kasus patah tulang yang memerlukan tindakan operasi dan ketersediaan implan ortopedi dengan jumlah memadai dan harga terjangkau.

Buku ini adalah buah dari kerjasama erat sejumlah ahli biomaterial Indonesia (engineer, scientist, orthopaedic surgeon, dentist, veterinarian, etc.) dari berbagai universitas, rumah sakit dan badan pemerintah. Buku ini dapat menjadi rujukan bagi para peneliti untuk mengarahkan penelitiannya, bagi industri untuk mengembangkan dan memasarkan produknya, dan bagi pemerintah untuk mengarahkan kebijakan barunya.Pembaca akan merasakan semangat kebangsaan yang kuat dari para penulis untuk mewujudkan kemandirian nasional dalam memproduksi alat kesehatan yang inovatif, efektif dan terjangkau. Perspektif dan pelajaran dari Indonesia dapat kemudian diterapkan untuk pengembangan biomaterial dan alat kesehatan di negara berkembang lainnya yang menghadapi tantangan yang serupa.

Semoga buku ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak lagi ilmuwan Indonesia untuk berani mempersembahkan karya-karya terbaik mereka di tingkat internasional, menjadi jago tandang bukan lagi jago kandang.

Sumber : Springer International Publishing
Sumber Gambar : http://www.springer.com/us/book/9783319148441

Ditulis oleh: Dr. Hendra Hermawan, assistant professor at Laval University, Canada, and member of MBI LINK

« Previous PageNext Page »